
Diusir dari rumah hingga mati, Liam terlahir kembali. Ia tak lagi mau menyenangkan siapa pun. Identitasnya sebagai juara nasional dan putra konglomerat terbongkar. Keluarga yang dulu membuangnya terkejut. Saat orang tua pilih kasih berlutut minta maaf dan ketiga kakaknya menyesal, Liam berkata dingin, "Surat putus keluarga sudah kutandatangani. Pergi."